CALIFORNIA –Pernahkah Anda melihat status Facebook seorang teman yang tengah dirundung kedukaan, lalu ada teman lainnya yang memberi like pada kesedihan tersebut? Jika Anda pernah melihatnya dan merasa kurang pas dengan apresiasi tersebut, Facebook juga berpikir demikian.
Seperti dikabarkan Softpedia, Selasa (10/12/2013), seperti dilansir okezone.com, Facebook tengah mempertimbangkan tombol ‘sympathize’ untuk mengganti tombol ‘like’ saat memberikan empati pada status teman yang bernuansa duka. Ini dilakukan untuk membetulkan persepsi dan agar tak terjadi kesalahpahaman.
Mungkin seorang teman yang memberi like pada status kesedihan memiliki maksud baik, yakni bersimpati. Namun feedback yang ada selain box komentar adalah tombol like, yang mana paling instan dalam memberikan tanggapan pada sebuah status baru. Untuk itulah tombol ‘sympathize’ tengah digodok oleh tim Facebook.
Tombol ‘like’ akan berubah secara otomatis menjadi ‘sympathize’ ketika seseorang menulis status dengan kata kunci yang menyinggung kesedihan seperti ‘sad’ (sedih). Dengan begitu tombol like akan hilang untuk menghindari kesalahpahaman.
Namun demikian, kabar ini barulah konsep yang baru ditelurkan oleh Facebook. Jadi tombol ‘sympathize’ tersebut tak akan hadir dalam waktu dekat.