Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan Jennifer Dunn

JAKARTA –
Adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan membujuk artis sinetron Jennifer Dunn dengan memberikan mobil.

“Mobil itu dikasih agar dia (Jennifer) mau masuk di PH-nya bulan September. Kenapa dia? Karena setelah dia susah mencari (artis) indo yang cantik kayak dia untuk PH-nya, apalagi sesudah dia sedot lemak dia menjadi indo yang cantik,” kata kuasa hukum Jennifer, Hotman Paris Hutapea setelah Jennifer diperiksa di KPK Jakarta, Jumat (14/2/2014).

Jennifer diperiksa sekitar lima jam oleh penyidik KPK pasca penyitaan mobil Toyota Alphard Vellfire warna putih bernomor polisi B 510 JDC pada Rabu (12/2/2014). Production House (PH) yang dimiliki Wawan menurut Hotman bernama R 1.

“Dia (Jennifer) kenal baru bulan Juni 2013, mobil itu dikasih September 2013, jadi masih sangat baru, dia (Jennifer) menyatakan kalau memang itu hasil tindak pidana akan diproses, kalau memang itu bukan hasil tindak pidana, ya silakan dikembalikan,” tambah Hotman, seperti dilansir iyaa.com. Menurut Jennifer, mobil tersebut langsung diantar dealer ke rumahnya.

“(Diantar) sama orang dealer,” ungkap Jennifer. Hotman pun membantah bahwa kliennya juga menerima hadiah lain dari Wawan.

“Ya dalam rangka berteman, dalam rangka hubungan kerja, biasa saja, tapi tidak ada yang esensial selain mobil,” tambah Hotman. Jennifer membantah ia punya hubungan dengan suami Wali Kota Tangeran Selatan Airin Rachmi Diany tersebut.

“Tidak ada, saya sama mas Wawan tidak ada hubungan spesial,” ungkap Jennifer.

Sayangnya sebelum sempat benar-benar bekerja dalam rumah produksi R1 tersebut, Wawan keburu ditangkap penyidik KPK pada 3 Oktober 2013 terkait dengan dugaan pemberian suap kepada mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dalam perkara sengketa pilkada Lebak, Banten.

“Belum sempat kegiatan, sudah keburu kasusnya,” tambah Hotman. Padahal rencananya Wawan akan menjadikan Jennifer sebagai bintang film.

“Iya film, film,” tambah Jennifer.

Dalam kasus Wawan, KPK sudah menyita sekitar 31 mobil, di antaranya adalah beberapa mobil mewah antara lain mobil Lexus RS 460 L hitam bernomor polisi B 888 ARD, Nissan GTR B 888 GAW, Land Cruiser hitam B 888 TCW, Lamborgini Aventador B 888 WAN, Bentley Continental, Ferrari merah B 888 GIF, Rolls Royce Flying Spur B 888 CHW dan satu motor Harley Davidson B 3484 NWW.

Mobil Rolls Royce, Lamborgini, Bentley dan Ferrari bahkan bukan ditemukan di rumah Wawan tapi di satu show room di Tanah Abang Jakarta Pusat karena mobil-mobil tersebut dibeli melalui perusahaan leasing sehingga masih dalam proses kredit.

Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, KPK masih belum selesai melacak harta Wawan yang diduga berasal dari tindak pidana.

Wawan dikenakan sangkaan pencucian uang dari dua Undang-undang yaitu pasal 3 dan pasal 4 UU No 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian uang, tersangka juga diduga melanggar pasal 3 ayat 1 dan atau pasal 6 ayat 1 UU No 15 tahun 2002 sebagaimana diubah berdasarkan UU No 25 tahun 2003 tentang TPPU jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman pidana terhadap orang yang melanggar pasal tersebut adalah penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.

Wawan juga menjadi tersangka untuk tiga perkara dugaan tindak pidana korupsi yaitu pemberian suap terkait pilkada Lebak dan korupsi Alkes Kedokteran Umum di Puskesmas Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2012, korupsi pengadaan alkes provinsi Banten.

Berdasarkan Laporan Kekayaan Harta Penyelenggara Negara (LHKPN) milik istri Wawan yang juga Wali Kota Tangeran Selatan Airin Rachmi Diany tertanggal 24 Agustus 2010, hartanya mencapai Rp103 miliar, dengan Rp22,1 miliar di antaranya berupa mobil-mobil mewah.