Ki Joko Bodo
KORANFESBUKER –
Perjalanan ibadah umrah Ki Joko Bodo ke tanah suci menyadarkannya untuk
menjalankan perintah Allah dengan sebaik-baiknya. Sebuah keputusan
diambil hingga berimbas pada perubahan pribadinya secara drastis.

Pria
pemilik nama asli Agus Yulianto itu ingin lebih mendekatkan diri dengan
meninggalkan praktik paranormal yang selama ini digelutinya. Semua yang
berbau mistis dan syirik ditinggalkan.

“Semua yang
bertentangan sama ajaran Tuhan dan agama ingin aku hindari. Kita harus
meninggalkan segala keburukan dan menjalankan segala ajaran Tuhan dan
agama,” kata Ki Joko Bodo saat dihubungi lewat sambungan telepon, Jumat
(20/6/2014).

Ki Joko Bodo juga membantah kalau
perubahan yang dilakukan hanyalah semacam sensasi untuk menyambut
Ramadan. Menurutnya, percuma berubah kalau hanya terjadi di bulan puasa
saja.

“Bukan karena Ramadan. Tapi, ketakwaanku pada
Tuhan. Percuma juga kalau hanya untuk Ramadan,” aku Ki Joko bodo yang
kini tampil dengan kumis tipis dan tidak terlihat seram lagi, seperti
dilansir kapanlagi.com.


Wakafkan untuk Masjid

Tidak
akan ada lagi kesan menyeramkan dengan penampilan baru Ki Joko Bodo.
Dia meninggalkan dunia paranormal, yang selama ini digelutinya. Bahkan
sebidang tanah yang selama ini dijadikan tempat praktiknya diwakafkan
menjadi mushola atau masjid.

“Penampilan nggak berubah
banyak. Saya juga menghibahkan tempat dulu praktik untuk pembangunan
mesjid. Saya mau itu dibuat beribadah, untuk salat sehari-hari,” kata Ki
Joko Bodo.

Ki Joko rela kehilangan pekerjaan yang
selama ini telah melambungkan namanya. Dia melakukan itu untuk menjadi
pribadi yang lebih baik.

“Menurut aku ini pilihan.
Masalahnya kita kalau lihat Kabah selalu nangis. Ini kan, kita harus
meninggalkan segala keburukan dan menjalankan segala ajaran Tuhan dan
agama,” tukasnya.

Ingin Jadi Ustaz?

Meski
demikian, pria yang memiliki nama asli Agus Yulianto itu membantah
kalau dirinya ingin menjadi ustaz. Menurutnya, meski kini ia sudah
berubah, tapi ia hanya ingin fokus dalam menjalankan perintah agama.

“Nggak
lah. Aku lebih fokus ke keluarga, lebih untuk menjalankan perintah
agama. Aku nggak mau jadi ustaz. Masih banyak belajar untuk jadi lebih
baik,” ujarnya.

Walaupun sudah mengaku berubah, ada
satu hal yang tidak ia ubah dari dirinya, yaitu nama. Ia mengaku akan
tetap membawa nama Ki Joko Bodo karena sudah dikenal oleh masyarakat.

“Ngapain diubah. Apa arti sebuah nama. Kita tetap berkebudayaan. Kita bukan berkebudayaan Arab. Nama aku tetap,” pungkasnya.