JAKARTA –
Seorang penyair perempuan, Fatin Hamama, mengadukan dua sastrawan,
Sutan Iwan Soekri Munaf dan Saut Situmorang ke Komisi Nasional (Komnas)
Perempuan. Dia mengaku menjadi korban bullying di Facebook oleh kedua
Sastrawan tersebut.

“Kedua sastrawan itu melakukan
kekerasan verbal kepada saya dalam grup Facebook Anti Pembodohan Buku 33
Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh,” ujar Fatin di Komnas
Perempuan, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat
(31/10/2014).

Menurutnya, kedua sastawan itu menyebut
dirinya bajingan dan pelacur dalam grup tersebut. Fatin merasa keberatan
karena kedua sastrawan tersebut mem-bullynya setiap hari.

“Saya
di-bully karena dianggap terlibat dalam menggarap buku ’33 Tokoh Sastra
Indonesia Paling Berpengaruh’ yang mana buku itu ditentang oleh kedua
sastrawan tersebut,” bebernya, seperti dilansir okezone.com.

Di
tempat yang sama, Komisioner Komnas Perempuan, Nengdara Affiah
memastikan bahwa kasus bullying tersebut merupakan tindakan kekerasan
terhadap kaum perempuan. 

“Ini adalah kekerasan seksual dalam bentuk verbal di media sosial,”ujarnya.

Komnas Perempuan juga akan mendorong proses hukum ini untuk cepat di tangani oleh Polres Jakarta Timur. 

“Kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak terjadi lagi kekerasan seksual verbal di media sosial,” pungkasnya. (*)