Chlamydoselachus anguineus
KORANFESBUKER –
Ikan Hiu yang memiliki penampakan mirip belut ditemukan di perairan
Australia. Penemuan ini merupakan yang pertama menurut ingatan
masyarakat lokal. Hiu tersebut ditemukan pada kedalaman 700 meter,
kedalaman maksimum trawl bisa digunakan di wilayah perairan Australia.

“Kami
tidak bisa menemukan nelayan yang pernah melihatnya sebelumnya,” kata
Simon Boag dari South East Trawl Fishing Association.

Meskipun
aneh dan jarang dijumpai, hiu tersebut sebenarnya telah dikenal dalam
biologi, disebut spesies Chlamydoselachus anguineus. C anguineus hidup
pada kedalaman 50 meter hingga 1 kilometer. Meski demikian, spesies ini
lebih banyak memilih hidup di laut dalam sehingga jarang dijumpai.

Hiu tersebut bisa tumbuh hingga ukuran 2 meter dan kadang menjadi tangkapan samping di wilayah Pasifik dan Atlantik.

“Hiu ini terlihat berasal dari masa 80 juta tahun lalu. Kelihatan prasejarah,” ungkap Boag seperti dikutip situs IFLScience dan dilansir Kompas, Senin (26/1/2015).

C anguineus dianggap sebagai salah satu hiu tertua yang masih eksis. Jenis tersebut diduga hidup sejak 95 juta tahun lalu.

“Hiu
ini punya 300 gigi yang tersusun pada lebih dari 25 baris. Jadi sekali
Anda berada di mulutnya, Anda takkan keluar,” kata Boag. (*)