KORAN FESBUKER – Jejaring sosial Facebook dilaporkan memiliki taktik baru untuk memasukan video musik ke dalam News Feeds Facebook pengguna. Perusahaan memiliki strategi agar lebih banyak pengguna yang menyaksikan video pada platform Facebook dibandingkan YouTube.
Dilansir Businessinsider dan Okezone pada (19/7/2015), Facebook diprediksi bisa mengancam YouTube bila mereka berhasil menjalin kerjasama dengan perusahaan label rekaman terbesar. Bila demikian, YouTube bisa kehilangan jumlah pengakses dari segmen konten terpopuler.
Awal tahun ini, Facebook mengumumkan bahwa upload video mereka menyediakan fitur ’embed’ untuk website lainnya. Perusahaan juga melihat perkembangan konten video untuk teknologi augmented reality.
Data juga mengungkapkan bahwa streaming video tumbuh signifikan di platform mobile. Sekira 65 persen pengakses video Facebook berasal dari perangkat mobile, sementara 50 persen dari jumlah pengakses YouTube menyaksikan video di platform mobile.
Untuk dapat memenangkan kompetisi di pasar serta menarik pengakses video sebanyak-banyaknya, Facebook bakal memikat para kreator video besar untuk memakai platform mereka. Untuk merealisasikan hal tersebut, jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg itu menawarkan pendapatan yang lebih baik untuk label rekaman dibandingkan YouTube.
Strategi ini dinilai dapat menyakitkan bagi YouTube bila label rekaman mulai beralih menggunakan platform Facebook. Label rekaman atau video kreator seperti Michelle Phan, Complex, Mic, dan TYT Network memiliki opsi baru untuk mengunggah video mereka ke Facebook. (*)