FESBUKER –
Microsoft menggelar event pada 6 Oktober 2015. Event tersebut dijadikan
ajang untuk memperkenalkan deretan produk baru Microsoft, dan salah
satu produk yang diperkenalkan adalah Surface Book. Dengan Microsoft
meluncurkan Surface Book, ini menandakan laptop tersebut akan menjadi
saingan MacBook Air yang merupakan besutan Apple.

Saat
ini, Microsoft sedang membangun ekosistem hardware yang menunjang
kekuatan dari smartphone dan tablet, hingga aplikasi dan cloud. Hal itu
dibuktikan Microsoft dengan hadirnya Surface Book, di mana Surface Book
menjadi laptop pertama, yang jelas tidak hanya membidik MacBook Air
sebagai pesaingnya, tetapi juga mitra industri PC Microsoft sendiri.

“Kami
membuat kemajuan besar besar terhadap aspirasi kami bersama Anda di
Januari,” kata Satya Nadella, CEO Microsoft. “Perpindahan orang dari
yang membutuhkan Windows, untuk memilih Windows, hingga untuk mencintai
Windows,” katanya, sebagaimana dilaporkan IBTimes dan Okezone, Rabu (7/10/2015).

Menurut
The Verge, Surface Book sejatinya memiliki layar yang bisa dilepas,
sehingga memungkinkan digunakan sebagai tablet. Surface Book dilengkapi
dengan dimensi layar seluas 13,5 inci, dan memiliki kerapatan piksel
267ppi. Microsoft mengatakan, Surface Book menempatkan mesin dalam tubuh
magnesium. Pada dasarnya, Surface Book merupakan laptop logam perak,
tapi mampu tampil jauh berbeda dari MacBook.

Microsoft
mengatakan, Surface Book diperuntukkan untuk seseorang yang ingin layar
yang lebih besar dan memiliki pengalaman mengetik sempurna dari laptop. (*)