Satri (19) pemuda pemperkosa ibu dan adik kandung (kaus putih/Foto: Istimewa)

LAMPUNG SELATAN – Pemuda berusia 19 tahun, Satria, tega memperkosa ibu dan adik kandungnya di Lampung. 

Sebelum memperkosa ibunya yang berusia 37 tahun, pria itu sempat mengancam akan membunuh.

Hal itu diceritakan Satria dan mengaku ancaman itu disampaikannya untuk menakut-nakuti ibunya.

“Iya ancam bunuh, tapi nggak saya lakukan. Saya cuma ancam saja, menakut-nakuti,”” ujar Satria, Kamis (29/12/2022).

Dia mengatakan bapaknya tidak berada di rumah saat memperkosa ibu kandungnya. Menurutnya, sang ayah lebih sering berada di rumah istri pertamanya.

“Ada (punya) ayah, tapi dia lebih sering di rumah istrinya pertama. Nggak tahu dia (Ayah) soal itu (pemerkosaan),” ujar Satria, dilansir detikcom.

Saat ini Satria masih ditahan di Polsek Katibung, Lampung Selatan. Di sana dia menjalani pemeriksaan atas perbuatannya.

Kapolsek Katibung, AKP Aos Kusni Palah menyebut Satria mengancam akan membunuh ibunya ketika keduanya ribut. 

Biasanya Satria dan ibunya ribut karena persoalan uang.

“Saat tersangka meminta uang, terjadi pengancaman tersebut. Namun masih kita dalami lagi apakah pada tindak pidana pemerkosaan lainnya ada ancaman serupa,” ujar Aos.

Awal Kasus Terbongkar

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengungkapkan, aksi bejat pelaku terbongkar saat adiknya mengadu bahwa telah diperkosa. 

Pelaku ditangkap setelah adiknya mengeluh kesakitan saat buang air kecil.

“Jadi pada Senin kemarin, adiknya mengeluh sakit saat buang air kecil. Saat menahan sakit itu, tetangganya tahu dan ditanya penyebabnya. Akhirnya mengaku bahwa ditiduri kakaknya, para tetangga akhirnya melaporkan perbuatan tersebut ke Polsek Katibung,” kata Edwin, Selasa (27/12).

Polisi kemudian bergerak cepat menangkap Satria di Desa Babatan, Kecamatan Katibung saat di tengah jalan.

Setelah diinterogasi, Satria mengaku telah memperkosa adiknya.

Sebelumnya, pada 19 Desember lalu, dia mengusir ibunya dari rumah karena tak memberinya uang.

“Pelaku ini marah dan mengamuk kemudian ibunya diusir. Ibunya lari karena ketakutan. Kemudian adiknya yang berusia 7 tahun disekapnya di rumah dan dipaksa melayani pelaku dengan cara dirobek semua baju adiknya,” terang Kapolres.

Satria juga mengaku telah memperkosa ibu kandungnya. Aksi bejat itu dilakukan terhadap ibunya tahun lalu.

“Pelaku juga pernah memperkosa ibu kandungnya sendiri pada tahun 2021 dan itu diakuinya,” kata Edwin. (*)