Kendaaan yang terlibat kecelakaan di Jalan Soekarno – Hatta, Bandar Lampung, Sabtu (31/12/2022). (Foto: Dok. Satlantas Polresta Bandar Lampung)


BANDAR LAMPUNG – Akibat hilang konsentrasi saat mengecilkan volume musik saat mengemudi, sopir minibus Grand Max di Lampung menghantam pembatas jalan dan terbalik di jalur berlawanan.

Nahasnya, saat mobil tersebut terbalik lalu ditabrak motorm hingga mengakibatkan pengendara roda dua tersebut tewas.  

Korban meninggal pengendara sepeda motor berinisial RDY, warga Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Insiden kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Soekarno-Hatta (bypass) Kota Bandar Lampung, Sabtu (31/12/2022) pagi.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polresta Bandar Lampung, Ipda Gunawan, membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan satu orang tewas itu.

“Korban meninggal dunia saat dirawat di RS Bhayangkara,” ujarnya, Sabtu siang.

Gunawan menjelaskan, kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yaitu sepeda motor BE 7555 AH, minibus Gran Max B 9018 BCZ, dan Kijang Innova BE 1358 AMA.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, kecelakaan berawal saat Gran Max warna kuning melaju di Jalan Soekarno-Hatta dengan tujuan Pringsewu.

Saat melintas di lokasi kejadian, depan Balai Latihan Kesehatan Lampung, sopir Gran Max berinisial YI mengecilkan volume speaker tape.

“Pandangan sopir diduga tidak berkonsentrasi ke jalan saat mengecilkan volume,” kata Gunawan, dilansir Kompas.com.

Selang beberapa detik kemudian, laju kendaraan Gran max tidak lurus namun berbelok ke arah pembatas jalan yang ada di sebelah kanan.

Mobil tersebut lalu menghantam pembatas jalan lalu terguling dan jatuh dengan posisi akhir bagian kepala menyerong berlawanan arah jalan.

Tragisnya, di saat bersamaan jalur yang sama melaju sepeda motor yang dikendarai RDY.

“Korban tidak bisa menghindar dan menabrak bagian belakang kendaraan Gran Max,” kata Gunawan.

Kecelakaan beruntun terjadi setelah Kijang Innova yang dikendarai JN ikut menabrak Gran Max dan sepeda motor korban.

Gunawan mengatakan, sepeda motor korban sempat terseret oleh kendaraan Innova sepanjang 20 meter dalam kecelakaan tersebut.

“Kita masih dalami kecelakaan ini untuk melihat posisi tiap-tiap pihak yang terlibat,” kata Gunawan. (*)