Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra (Foto: Istimewa)

BANDAR LAMPUNG – Tim gabungan Polresta Bandar Lampung menangkap 10 remaja yang tergabung dalam geng motor, karena membawa senjata tajam (sajam) dan berencana hendak tawuran, Ahad (8/1/2023) dini hari.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra membenarkan penangkapan sejumlah anggota geng motor tersebut.

Menurutnya, dalam penangkapan para remaja ini sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara anggota kepolisian dengan para geng motor.

“Iya benar, kami hunting rutin dan menangkap para remaja di wilayah Palapa tepatnya Jalan Emir M Noer, Kecamatan Tanjung Karang Barat, saat hendak tawuran. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran sebelum penangkapan 10 anggota (geng motor) ini,” ujar Dennis.

Kemudian, lanjut Dennis dalam penangkapan ini pihaknya juga mendapati senjata tajam berbagai jenis.

“Kami juga mendapatkan senjata tajam dengan berbagai jenis dari tangan para remaja ini,” kata Dennis, dilansir detikcom.

Tak sampai disitu, Dennis menuturkan pihaknya juga kemudian mengembangkan kasus untuk mencari basecamp kelompok tersebut.

“Kemudian setelah ke 10 remaja ini kami tangkap, kami melanjutkan perburuan untuk mengetahui di mana basecamp mereka. Sekitar pukul 03.30 WIB, kami mendapatkan lokasi basecamp kelompok ini yang berada di Jalan Chairul Anwar, Gang Haji Rasam, Tanjung Karang Pusat,” terang Kasatreskrim.

Di sana kata dia, pihaknya mendapatkan barang bukti senjata tajam yang telah dimodifikasi serta 8 unit sepeda motor.

“Di basecamp itu, kami mendapatkan sejumlah senjata tajam berupa gear motor yang diikatkan tali, celurit, tongkat dan pedang. Kami juga mengamankan 8 unit sepeda motor,” jelasnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, saat ini 10 remaja yang tergabung dalam kelompok geng motor dan barang bukti baik sepeda motor serta senjata tajam dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung. (*)