Foto semasa hidup Riko Aprianto (27) bersama istri Novita Andriani (18) tengah mengandung anak pertama, yang masih berusia 5 bulan (Foto: Sripoku)

SUMSEL – Duka mendalam dirasakan pasangan pengantin baru Riko Aprianto (27) dan Novira Andriani (18).

Acara liburan mereka berubah menjadi petaka ketika Riko Aprianto mengalami musibah hingga kehilangan nyawanya.

Pasangan pengantin baru ini tengah berlibur ke Pantai Bidadari Danau Ranau, Sumatera Selatan ketika musibah terjadi.

Riko Aprianto tewas tenggelam meninggalkan istrinya yang tengah hamil lima bulan.

Saat kejadian, korban warga Desa Karya Jaya Unit 13 Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu), Sumatera Selatan (Sumsel) berwisata ke Pantai Bidadari mengajak keluarganya, menyewa perahu karet.

Hanya saja perahu karet yang sewa Rp 30 ribu per orang tak dilengkapi safety pelampung dan nekat tetap mendayung.

“Awalnya korban dan keluarga menyewa perahu karet, Rp 30 ribu per orang, tapi tidak menggunakan pelampung,” terang Saksi Roni, dilansir Sripoku, Ahad (8/1/2023).

Nahas, gelombang ombak yang tidak bersahabat membuat perahu yang ditumpangi terbalik sehingga korban yang tak memakai pelampung terjatuh dan tenggelam, sementara saudaranya berhasil menepi ke bibir pantai.

“Dalam perahu ada 3 orang, saat perahu terbalik, awalnya itu kepalanya masih kelihatan dan tak lama sudah tenggelam,” terang Roni.

Setelah dinyatakan hilang sekitar pukul 12.30, dilakukan pencarian oleh tim Basarnas dan TRC BPBD OKUS korban tak muncul ke permukaan Danau.

Selang beberapa jam, setelah menerima masukan dari penduduk setempat, keluarga memutuskan membuat sesajen, hingga korban muncul dan ditemukan sekitar pukul 15.30.

“Tak berselang lama, sesudah sesajen di buat korban ditemukan, oleh Tim pencarian,” katanya.

Jenazah Riko yang ditemukan sudah tak bernyawa di perairan objek wisata Pantai Pelangi Danau Ranau, Sabtu (7/1) pukul 15.30, oleh Basarnas dan Tim TRC BPBD OKUS membuat gempar penduduk dan wisatawan

Kepala BPBD OKU Selatan Koni Ramli mengatakan, korban diketahui berwisata ke pantai pelangi Danau Ranau, sedang mandi dan tenggelam ditemukan usai 3 jam setelah dilakukan pencarian.

“Ya, korban dilaporkan tenggelam sekitar pukul 12.30 dan dilakukan pencarian oleh petugas gabungan hingga sekitar pukul 15.30 ditemukan sudah tak bernyawa,” kata Koni Ramli.

Jenazah korban yang merupakan wisatawan dari Kabupaten OKU dipulangkan ke keluarga duka wilayah Batumarta, Kabupaten OKU.

“Saat ini korban dari RSUD Muaradua akan di bawa ke rumah duka di Batumarta,” terangnya.

Tercatat, dalam kurun 3 tahun terakhir sudah 3 korban tenggelam di destinasi wisata Danau Ranau.

Sebelumnya santri bernama Alex (15) dari Way Kanan, Lampung di area wisata Pantai Pelangi tahun 2019, Selanjutnya AS (16) warga Simpang Sender tenggelam di wisata Villa Pusri tahun 2022.

Sekarang, Riko Aprianto (27) warga Desa Karya Jaya Unit 13 Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU Induk di area wisata Pantai Pelangi, Sabtu (7/1/2022).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Josh Akherman S STP MSi, saat dikonfirmasi perihal perlengkapan safety wisatawan di Destinasi Wisata Danau Ranau, belum mendapat respons. (*)